artikel ekonomi koperasi

Artikel Ekonomi Koperasi

Mengatasi motor mogok di saat banjir

dan merawat motor yang terendam banjir.

Nama : Abbi Noto

NPM  : 11208354

Kelas : 2 EA 11

Dosen          : Nurhadi

Universitas Gunadarma

Fakultas Ekonomi

2009

Pendahuluan

Pada musim hujan seperti ini yang melanda beberapa wilayah di Indonesia membuat para pengendara kendaraan menjadi was – was. Tentunya banyak jalan – jalan protocol banyak yang tergenang oleh air atau biasa disebut banjir karena system drainase yang kurang baik. Karena curah hujan yang sulit di prediksi tentunya membuat para pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat cukup kerepotan untuk mengatasi hal ini khususnya para pengguna roda dua.

Dalam hal ini saya membuat penelitian bagaimana mengatasi motor mogok di saat banjir dan merawat motor yang terendam banjir. Saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi banjir yaitu dengan memberikan tips atau cara untuk mengatasi motor mogok di saat banjir dan bagaimana cara merawat motor yang terendam banjir.

Pembahasan

Dalam musim hujan yang seperti ini kemudian tiba – tiba motor anda mati di saat banjir kemudian jarak untuk ke bengkel lumayan jauh tidak mungkin anda akan mendorong kendaraan anda untuk sampai ke bengkel tersebut. Mungkin anda akan sedikit kerepotan apalagi jika anda tidak tahu bagaimana cara membetulkan kendaraan anda. Lalu bagaimana caranya anda membetulkan kendaraan anda. Disini kami akan memberikan solusinya.

Berikut ini adalah salah satu cara atau solusi mengatasi motor mogok di saat banjir :

1.  Mendorong mobil ke tempat yang lebih kering atau aman.

2.  Buka tutup mesin

3.  Melepas saringan udara dan apabila saringan udara tersebut basah Anda harus
mengeringkannya.

4.  Buka tutup distributor busi. Lalu bersihkan dengan lap.

5.  Cek olinya tercampur atau tidak. Apabila warna oli seperti kopi susu, oli harus diganti.

6.  Apabila semuanya sudah oke, pasang kembali . Lalu starter.

Jika cara yang di atas sudah dilakukan tentunya motor yang terendam banjir membutuhkan perawatan agar tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan. Lalu bagaimana cara mengembalikan kondisi motor yang terkena banjir yang terpenting jangan memaksakan motor untuk dihidupkan karena masih banyak terdapat endapan – endapan atau kotoran – kotoran yang dapat masuk ke dalam mesin.

Bila motor terkena banjir bahkan terendam lebih dari satu hari harus melihat kondisi oli terlebih dahulu, jika ditemukan oli berubah warna menjadi putih atau seperti kopi susu maka oli harus dikuras. Minimal harus dua kali ganti oli agar oli yang tercemar banjir dapat terkuras bersih.

Keluarkan oli yang lama melalui lubang pembuangan oli, kemudian isi dengan oli baru. Setelah itu gerakan kick starter beberapa kali maksimal 5 kali atau 2 menit agar oli baru bersirkulasi di dalam mesin dengan baik. Keluarkanlah kembali oli baru ini untuk kemudian di isi kembali dengan oli baru yang kedua. Bila masih ditemukan kembali oli yang berwarna putih atau seperti kopi susu, lakukan kembali proses pergantian oli seperti diatas hingga tidak di temukan oli berwarna putih atau kopi susu.

Seandainya motor sudah terendam selama lebih dari dua hari maka tindakan yang tepat adalah mesin harus di buka mulai dari crankcase, bak kopling, blok silinder dan kepala silinder hingga carburetor. Setelah itu semua komponen yang sudah di buka di rendam kembali ke dalam oli atau bensin. Proses perendaman itu berguna untuk menghilangkan karat yang terjadi akibat terendam oleh air atau sebagainya.

Untuk sistem kelistrikan, buka semua piranti listrik sepeda motor anda seperti saklar, konektor kabel, spool, motor starter hingga fitting bohlam, bila tidak segera dibuka bisa berdampak karat yang dapat menyebabkan korslueting. Apabila semua piranti listrik sudah terbuka, keringkan dengan dijemur atau menggunakan kompresor, jangan lupa semprotkan cairan anti karat. Terakhir pasang kembali komponen mesin dan listrik, dan lakukan pengetesan.

Kemudian apabila rem belakang mengunci sendiri (nge- lock) setelah terkena hujan atau lewat genangan air yang kerap kali muncul di saat musim hujan seperti sekarang ini. Apa penyebabnya ?

Hal tersebut bisa di sebabkan permukaan kanvas rem yang basah atau lembab. Nah, kondisi permukaan yang basah atau lembab ini akan menjadi lengket  ketika terkena permukaan tromol. Lalu bagaimana cara mengatasinya :

Cara mengatasinya adalah setelah terkena hujan atau genangan air / banjir ataupun setelah di cuci segeralah mainkan – mainkan rem beberapa saat sambil motor berjalan untuk mengeringkan permukaan ruangan tromol dan juga permukaan kanvas rem.

Sumber : – http://www.Otogenik.com

http://www.88DB.com

Kesimpulan

Kesimpulan

Dari pembahasan yang sudah dijelaskan secara terperinci disini kita bisa menarik kesimpulan bahwa di musim penghujan ini motor bisa jadi mogok karena terendam oleh genangan air di jalan raya. Hindarilah jalan – jalan yang tergenang air yang  sangat dalam.

Saran

Jika kendaraan anda tiba – tiba mati ketika habis terkena genangan air atau terendam banjir lebih baik anda jangan memaksakan kendaraan anda untuk di hidupkan karena jika anda memaksakan kendaraan anda bisa saja motor anda terjadi hal – hal yang tidak di inginkan kendaraan anda akan menjadi rusak berat. Lebih baika anda mencari bengkel yang terdekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: