Rangkuman Koperasi Bab 1

 

 

 

Nama  : Abbi Noto

Npm    : 11208354

Kelas  : 2 EA 11

Materi            : Rangkuman Bab 1 : Konsep, Aliran dan Sejarah Koperasi

Dosen : NURHADI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Universitas Gunadarma

Fakultas Ekonomi

2009

 

BAB I

Konsep, Aliran dan Sejarah Koperasi

 

I. Konsep Koperasi

Munker dari University Of Marburg, Jerman Barat membedakan konsep koperasi menjadi dua : konsep koperasi barat dan konsep koperasi sosialis.

 

  1. 1. Konsep Koperasi Barat

Konsep koperasi barat menyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

 

Dampak langsung koperasi terhadap anggotanya adalah :

  • Promosi kegiatan ekonomi anggota.
  • Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirauasahawan dan keja sama antar koperasi secara horizontal dan vertikal.

 

Dampak koperasi secara tidak langsung adalah sebagai berikut :

  • Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan.
  • Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil, misalnya inovasi teknik dan metode produksi.
  • Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan, serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil.

 

  1. 2. Konsep Koperasi sosialis

Konsep koperasi sosialis menyatakan bahwa koperasi direncanakn dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari system sosialisme untuk mencapai tujuann-tujuan system sosialis-komunis.

 

  1. 3. Konsep Koperasi Negara Berkembang

Konsep koperasi di negara berkembang walaupun masih mengacu kepada kedua konsep tersebut namun koperasinya sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaanya dan pengembangannya.

 

II. Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi

Perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan system

perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda. Sebaliknya, setiap system perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideology bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai system perekonomian dan ideologi bangsa tersebut.

 

III. Aliran Koperasi

Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh pelbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungnnya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran.

  • Aliran Yardstick
  • Aliran Sosialis
  • Aliran Persemakmuran (Commonwealth)

 

  • Aliran Yardstick

Aliran ini pada umumnya dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut system perekonomian liberal. Menurut aliran ini, koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh system kapitalisme. Walaupun demikian, aliran ini menyadari bahwa organisasi koperasi sebenarnya kurang berperan penting dalam masyarakat, khususnya dalam system dan struktur perekonomiannya. Pengaruh aliran ini cukup kuat, terutama di negara-negara barat dimana industri berkembnag dengan pesat dibawah system kapitalisme.

 

  • Aliran Sosialis

Menurut aliran ini koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, di samping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.

 

  • Aliran persemakmuran

Aliran persemakmuran (Comminwealth) memandang koperasi sebagai  alat yang efisieen dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

 

IV. Sejarah Perkembangan Koperasi

 

    1. Sejarah Lahirnya Koperasi

Koperasi lahir pertama kali di Inggris, yaitu di kota Rochdale tahun 1884. koperasi timbul pada masa perkembangan kapitalisme sebagai akibat revolusi industri. Pada tahun 1851 koperasi tersebut akhirnya dapat mendirikan sebuah pabrik dan mendirikan perumahan bagi anggota-anggotanya yang belum mempunyai rumah.

Perkembangan koperasi di Rocchdale sangat mempengaruhi perkembangan gerakan koperasi di Inggris maupun di luar Inggris. Pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit. Pada tahun 1862, dibentuklah pusat koperasi pembelian dengan nama The Cooperative Whole Sale Society (CWS).

Pada tahun 1876, koperasi ini telah melakukan ekspansi usaha di bidang transportasi, perbankan dan asuransi. Pada tahun 1870, koperasi tersebut juga membuka usaha di bidang penerbitan berupa surat kabar yang terbit dengan nama Cooperative News. Pada tahun 1919, didirikanlah Cooperative College di Manchester yang merupakan lembaga pendidikan tinggi koperasi pertama.

Dalam perjalanan sejarah, koperasi tumbuh dan berkembang ke seluruh dunia di samping badan usaha lainnya. Setengah abad setelah pendirian koperasi Rochdale, seiring dengan berkembangnya koperasi di berbagai negara, para pelopor koperasi sepakat untuk membentuk Internacional Cooperative Alliance (ICA-persekutuan Koperasi Internasional) dalam kongres Koperasi Koperasi Internasional yang pertama pada tahun 1896, di London. Dengan terbentuknya ICA, maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

 

    1. Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

Menurut Sukoco dalam bukunya “Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”. Badan hukum koperasi pertama di Indonesia adalah sebuah koperasi di Leuwiliang yang didirikan pada tanggal 16 Desember 1895.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pertanyaan :

 

  1. Paul Hubert Casselman membagi 3 aliran koperasi yaitu, kecuali :
    1. Aliran Kapitalis
    2. Aliran Sosialis
    3. Aliran Persemakmuran
    4. Aliran Yardstick

 

  1. Konsep koperasi terbagi menjadi 3 yaitu, kecuali :
    1. Konsep koperasi negara berkembang
    2. Konsep koperasi negara maju
    3. Konsep koperasi barat
    4. Konsep koperasi sosialis

 

  1. Aliran koperasi apakah yang mempunyai pengaruh cukup kuat di negara-negara barat :
    1. Aliran Sosoailis
    2. Aliran Persemakmuran
    3. Aliran Yardstick
    4. Aliran  Kapitalis

 

  1. Aliran koperasi apakah yang pengaruhnya banyak di jumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia :
    1. Aliran Persemakmuran
    2. Aliran Yardstick
    3. Aliaran Kapitalis
    4. Aliran Sosialis

 

  1. Pada tahun berapakah koperasi menerbitkan surat kabar Cooperative News :
    1. 1870
    2. 1871
    3. 1872
    4. 1876

 

  1. Lembaga pendidikan tertinggi koperasi petama didirikan di :
    1. Liverpool
    2. Manchester
    3. London
    4. Arsenal

 

  1. Dalam konsep koperasi apakah yang di dominasi oleh campur tangan pemerintah dalam pembinaanya dan pengembangannya :
    1. Konsep koperasi negara maju
    2. Konsep koperasi sosialis
    3. Konsep koperasi negara berkembang
    4. Konsep koperasi barat
  2. Berikut ini manakah dampak langsung koperasi terhadap anggotanya :
    1. Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun menengah.
    2. Mengebangkan inovasi pada perusahaan kecil.
    3. Memberikan distribusi pendapatan yang lebih kecil
    4. Promosi kegiatan ekonomi anggota

 

  1. Koperasi merupakan organisasi swasta adalah pengertian dari :
    1. Konsep koperasi barat
    2. Konsep koperasi sosialis
    3. Konsep koperasi negara berkembang
    4. Konsep koperasi negara maju

 

  1. Pada tahun 1862 hal paakah yang dilakukan koperasi :
    1. Dibentuk pusat pembelian koperasi
    2. Melakukan ekspansi usaha dibidang transportasi, perbankan dan asuransi
    3. Dibentuknya ICA
    4. Didirikannya Cooperative College

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jawaban :

 

1. A

 

2. B

 

3. C

 

4. D

 

5. A

 

6. B

 

7. C

 

8. D

 

9. A

 

10. B

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: